16 Makhluk Mitologi yang Ada di Pulau Jawa

 Pulau jawa merupakan pulau yang dipercaya penuh dengan kemistisan dan hal-hal yang berbau supranatural. Hal ini dikarenakan sebelum manusia menempati Pulau Jawa, pulau ini sudah di tempati oleh makhluk ghaib seperti golongan jin, termasuk hewan-hewan mitologi Jawa.

Hewan-hewan mitologi itu hidup dengan memiliki wujud yang beragam. Baik yang berwujud abstrak, manusia, atau pun berwujud hewan. 

Hewan-hewan mitologi itu dapat diketahui oleh masyarakat melalui kisah yang turun-temurun ataupun beberapa hewan yang tanpa sengaja tampak oleh penglihatan manusia.

Berikut adalah daftar dari 16 hewan mitologi di Pulau Jawa yang Saya dapatkan dari beberapa sumber :

1. Sang Hyang Antaboga

Sang Hyang Antaboga atau biasa disebut Naga Antaboga merupakan hewan mitologi yang dipercaya menjadi penunggu Gunung Merapi. Dia memiliki wujud seperti Naga atau ular besar yang memiliki sisik bewarna emas berkilauan serta terdapat mahkota di kepalanya.

2. Sancaka

Sancaka merupakan salah satu hewan mitologi Jawa yang berwujud seperti ular sanca. Dia dipercaya merupakan jelmaan dari Ratu Ular yang memiliki kekuatan sakti sebagai alat perlindungan diri dari segala ancaman.

3. Kyai Dwipangga

Kyai Dwipangga merupakan nama gajah yang sebenarnya berasal dari Thailand, hanya saja gajah itu milik Sultan Agung Kerajaan Mataram. Gajah itu mati karena terseret banjir besar pada saat dimandikan oleh salah satu abdi dari Kerajaan Mataram yang bernama Ki Kerti, sehingga sungai itu pun diberi nama Sungai Gajah Wong.

4. Kyai Slamet

Kyai Slamet merupakan nama dari kerbau albino yang menjadi hewan kesayangan Paku Buwono II. Kyai Slamet ini dipelihara sampai beranak pinak, kemudian dianggap keramat oleh rakyat Keraton Kasunanan Surakarta dan sekitarnya.

5. Turangga Seta

Turangga Seta merupakan hewan yang memiliki wujud seperti kuda putih yang dapat berlari sangat kencang dan biasa digunakan sebagai kendaraan para raja-raja Jawa. 

6. Paksi Naga Liman

Paksi Naga Liman merupakan kereta kencana milik Keraton Kanoman Cirebon tercipta dari campuran hewan mitologi, yang mana Paksi dapat diartikan sebagai burung, sedang Naga adalah Naga, dan Liman artinya adalah Gajah. Wujudnya dapat digambarkan dengan kepalanya kepala Naga ditambah dengan belalai gajah yang sedang membawa trisula, sedangkan badan gajah digunakan sebagai tempat duduknya, setelah itu terdapat ekor naga di belakang. Terakhir terdapat sayap burung yang berada disamping kendaraan yang berfungsi sebagai hiasan saja. 

7. Kuda Sembrani

Kuda Sembrani merupakan salah satu hewan mitologi Jawa yang memiliki wujud seperti kuda bersayap, dapat berlari dengan sangat cepat, mungkin hampir mirip seperti Pegasus dalam mitologi Yunani, hanya saja dalam pewayangan Kuda ini digunakan sebagai tunggangan Batara Wisnu. Berbeda dengan menurut mitologi Jawa dimana Kuda ini merupakan tunggangan yang digunakan oleh Sultan Agung Raja Mataram.

8. Warak Ngendog

Warak Ngendog merupakan hewan mitologi Jawa yang memiliki wujudnya itu berkepala Naga, badannya buraq dan berkaki kambing. Hewan ini dipercaya dijadikan sebagai simbol pemersatu etnis China, Arab dan Jawa di Kota Semarang. 

9. Jatayu

Jatayu merupakan hewan mitologi yang memiliki wujud burung raksasa yang memiliki sifat pemberani, berani berkorban, dan loyal terhadap tuannya. Selain itu, Jatayu juga dipercaya telah berpartisipasi dalam misi penyelamatan Dewi Sinta.

10. Babi Ngepet

Babi ngepet merupakan hewan mitologi yang memiliki wujud babi. Namun banyak orang yang percaya jika Babi Ngepet merupakan manusia jadi-jadian yang menjelma menjadi babi untuk mencuri harta di rumah-rumah orang. Hal ini biasa disebut sebagai praktik pesugihan. 

11. Ahool

Ahool merupakan hewan mitologi yang berasal dari Gunung Salak yag ada di provinsi Jawa Barat. Ahool memiliki wujud kelelawar raksasa dengan bulu yang gelap dan cakar yang sangat tajam.

12. Hanoman

Gambar Patung Hanuman

Hanoman merupakan salah satu hewan mitologi Jawa yang berwujud kera putih, serta dinagap sebagai Dewa oleh orang-orang beragama Hindu. Sebenarnya mitologi Hanoman ini berasal dari Hindia, bukan dari Jawa, hanya saja pengaruh penyebaran agama Hindu yang kuat membuat Hanoman teradaptasi menjadi hewan mitologi yang dipercaya oleh masyarakat jawa. 

13. Lembu Nandini

Lembu Nandini merupakan salah satu hewan mitologi yang dingunakan sebagai kednaraan oleh Batara Siwa yang memiliki wujud sapi. Lembu Nandini ini dapat dilihat dari ukiran relief di candi Hindu. Selain itu, patung Lembu Nandini juga digunakan sebagai penangkal kejahatan di salah satu Desa yang berada di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. 

14. Gumarang

Gumarang merupakan hewan mitologi yang berwujud seperti banteng atau sapi hutan yang memiliki bulu bewarna hitam legam di badan dan kepalanya, selain itu kakinya bewarna putih. Gumarang ini terkenal dengan penampilannya yang gagah, garang, dan berani. 

15. Eyang Paksi Garuda

Foto Gambar Garuda


Eyang Paksi Garuda atau biasa disebut sebagai burung Garuda merupakan makhluk mitologi yang berwujud kepala seperti burung elang, namun berbadan manusia dan memiliki sayap yang besar. 

16. Harimau Prabu Siliwangi

Harimau Prabu Siliwangi merupakan hewan mitologi yang dipercaya oleh masyakarat Sunda, yang mana Prabu Siliwingi telah memelihara dua harimau. Yakni harimau berwarna hitam yang diberi nama Maung Lodaya, sedangkan yang satunya bewarna putih yang diberi nama Maung Bodas. 


Baiklah, itulah 16 hewan mitologi di pulau Jawa yang dapat kita ketahui. Mulai dari Sang Hyang Antaboga, Gumarang, Harimau Prabu Siliwangi, Garuda, Hanoman, Lembu Handini dan masih banyak lagi. Dengan adanya banyak hewan mitologi seperti ini, ada baiknya jika kita terus melestarikan budaya ini sebagai salah satu bentuk ciri khas karakteristik bangsa Indonesia. Dengan demikian, keunikan bangsa ini tidak akan luntur dan tidak akan diklaim oleh Negara Tetangga sebelah yang bisa saja usil.

Sekian dari artikel ini, apabila ada saran atau tambahan silahkan masukkan ke dalam kolom komentar ya biar adminnya bisa tahu mana yang harus direvisi dan mana yang harus diperbaiki. 

Mohon maaf dan terima kasih telah mampir.


Komentar