13 Genre Menulis Novel Yang Populer di Indonesia
Novel telah menjadi salah satu karya yang lumayan masih digemari oleh masyarakat dari berbagai macam kalangan. Baik tua, atau pun muda, meskipun teknologi sudah berkembang sangat pesat, tapi novel juga masih disukai dan terkenal di mata orang-orang yang suka membaca.
Oleh karena itulah, menulis novel menjadi salah satu hal yang dapat Anda lakukan, dan dapat menjadi salah satu pekerjaan bagi Anda yang ingin mendalami profesi sebagai penulis profesional di bidang dunia pernovelan ini.
Tapi, sebelum menulis novel tentunya Anda harus tahu beberapa genre atau pengklasifikasian jenis-jenis novel supaya lebih mudah menentukan arah kemanakah novel yang akan Anda tulis ini berjalan.
Berikut adalah macam-macam genre Novel yang populer di Indonesia:
1. Romance
Sudah tidak bisa dihindari lagi, jika genre romance, atau genre yang berbau bercintaan tidak mungkin bisa dilewatkan oleh para pembaca di Indonesia. Apalagi, rata-rata kebanyakan pembaca novel, terutama novel online adalah perempuan. Meski begitu tidak jarang juga para lelaki menggandrungi genre ini.
Dengan adanya unsur romance di dalam novel, maka novel yang akan kamu ciptakan pasti menjadi lebih hidup. Seperti yang kita ketahui, bahwa cinta menjadi salah satu kebutuhan dasar manusia. Bahkan banyak orang yang bilang bahwa hidup tanpa cinta maka akan terasa hampa.
Umumnya dalam novel bergenre romance ini menggunakan diksi yang indah, cenderung puitis dan dramatis, seperti yang diungkapkan di blog gramedia. Dengan demikian, cerita yang akan disampaikan akan lebih mudah menyentuh perasaan pembaca.
2. Action
Genre action atau genre aksi merupakan genre yang menampilkan berbagai macam aksi, seperti memukul, menendang, melempar, dan lain sebagainya. Seperti adegan-adegan pertarungan yang dapat membuat orang lain yang membacanya menjadi tegang sendiri karena aksinya yang begitu berisiko dan membahayakan.
Kegiatan baku hantam sudah pasti menjadi kesenangan seorang pria, sehingga genre aksi ini seringkali digandrungi oleh pembaca pria. Tapi bukan berarti para pembaca wanita tidak menyukainya juga loh. Karena banyak juga novel romansa yang dibumbui dengan action-action yang menarik supaya lebih menegangkan.
3. Fantasy
Novel bergenre fantasi dengan kata lain novel yang cerita berkebalikan dengan dunia nyata, karena pada dasarnya kehidupan di dunia novel fantasi penuh dengan imajinasi dari sang penulis.
Seperti adanya berbagai macam ras di muka bumi, adanya kemampuan sihir yang membuat kehidupan manusia menjadi semakin mudah (atau susah), dapat menjelahi antar planet dengan cepat, atau pun kembali ke masa lalu dengan kekuatan dewa. Selama ada unsur-unsur tersebut, maka dapat di pastikan jika novel itu bergenre fantasi.
Semisal novel fantasi adalah kalau diri Anda punya aplikasi Noveltoon, kalian search saja Adias Floryn, hehe :D. Selain itu, ada juga Reincarnation room, Kimetsu no Yaiba, Dragon nest, Re:Zero dan lain sebagainya.
4. Horror
Novel horror menyajikan cerita yang menakutkan, mengerikan, atau membuat merinding bagi yang membacanya yang biasanya berunsurkan supranatural, atau kegaiban. Seperti adanya tokoh yang berperan sebagai kuntilanak, pocong, sundel bolong, suster ngesot, tuyul, dan lain sebagainya.
Novel yang bergenre horror biasanya mengaitkan alur cerita dengan kepercayaan masyarakat setempat. Hal ini supaya bagi yang membacanya dapat gambaran langsung seperti apa wujud dari tokoh makhluk ghaib yang dibicarakan di dalam novel.
Tapi tetap saja harus dideskripsikan dengan jelas seperti apa wujud hantu itu. Entah wajahnya yang penuh darah lah, giginya yang ompong, penuh dengan sayatan di sekujur tubuhnya, dan bergerak dengan mengesot atau terbang, dan lain sebagainya.
Kamu dapat memilih ending cerita yang karakternya terbunuh semua atau tidak. Tapi biasanya di genre horror ini kebanyakan seluruh tokohnya meninggal supaya kesan di akhir sangat gloomy dan mengerikan. Dengan adanya ending yang demikian, pasti membuat para pembaca menjadi terngiang-ngiang akan kejadian itu bukan?
5. Sci-Fi (Science Fiction)
Dari namanya saja sudah ketahuan ya guys. Jadi Science Fiction adalah genre yang mendasarkan pada ilmu pengetahuan dan teknologi.
Biasanya latar yang diambil adalah latar di masa depan. Tapi jika mengambil latar di masa lalu juga tidak masalah, seperti anime Dr. Stone yang menceritakan bagaimana caranya membangun peradaban kembali di mulai dari nol, atau Stein Gate yang menemukan mesin waktu sehingga dapat berkelana ke masa lalu atau ke masa depan.
Selain itu, biasanya juga diambil tokohnya atau salah satu tokohnya memiliki daya intelektual yang tinggi yang berperan sebagai tokoh utama atau tokoh pendamping.
6. Mystery
Genre ini menyajikan tentang kejadian yang aneh di suatu tempat, kemudian terdapat teka-teki untuk memecahkan kasus tersebut. Biasanya, novel ini memanfaatkan adegan yang plot twist untuk membuat penonton terheran-heran. Seperti yang kalian lihat di film Detective Conan, pasti endingnya selalu plot twist dan tidak disangka-sangka.
Penulis dalam genre ini pasti akan membuat plot yang tidak disangka-sangka di ending, dan bagian inilah yang tersulit. Karena kalau endingnya sudah tertebak, maka cerita tidak akan seru dan memikat hati para pembaca untuk membaca karya kamu selanjutnya.
Untuk itulah, dalam membuat novel genre ini harus melakukan riset yang banyak dan juga jangan lupa menulis hasil risetmu itu di secarik kertas, atau di masukkan ke dalam notes agar tidak lupa. Intinya kalau ada ide yang seliweran di dalam kepala, langsung catat saja supaya tidak hilang dan terpendam ke dalam memori.
7. Thriller
Untuk genre thriller ini sebenarnya juga hampir sama dengan genre mystery sih bagiku. Yang membedakan adalah dalam genre thriller lebih ditekankan pada rentetan kejadian yang mengerikan dan tidak masuk akal yang membuat si tokoh utama itu harus bertahan hidup di dalam kejadian mengerikan itu sambil memecahkan kasus tersebut.
Yah, intinya dalam genre ini bertujuan membuat pembaca menjadi merinding, dan tegang terhadap kejadian-kejadian mengerikan yang disajikan. Jangan lupa juga untuk membuat pemecahan masalah yang masuk akal supaya si tokoh utama itu dapat keluar dari masalah itu.
8. Comedy
Novel bergenre komedi sudah pasti menunjukkan berbagai adegan yang lucu dan bertujuan untuk menghibur pembacanya. Semua pasti pasti sangat menyukai ovel dengan novel bergenre yang satu ini. Karena hiburan menjadi salah satu penghilang stress dan pelepas penat setelah pulang kerja atau ketika tertimpa masalah yang membuat stress.
Genre komedi seringkali berkaitan, atau dicampurkan dengan genre yang lainnya sebagai penyegar alur cerita supaya tidak membosankan. Baik romance comedy, action comedy, horror comedy, sehingga kepenulisan menjadi lebih hidup lagi.
9. Inspirative
Novel bergenre inspiratif bertujuan untuk menginspirasi para pembacanya. Karakteristikanya adalah menyajikan kisah yang berkaitan dengan perjuangan hidup dan berbagai macam hal yang membuat orang lain semangat setelah membaca tulisan tersebut.
Tentunya, genre ini sudah banyak peminatnya. Baik lelaki atau pun perempuan juga menyukai hal-hal yang dapat menginspirasi mereka supaya lebih semangat dalam menjalani hidup, sehingga apabila menulis novel fiksi yang inspiratif bisa menjadi pilihan yang bagus.
Karakteristik paling utama dari genre inspiratif adalah haruslah mengandung pesan moral yang dapat direnungkan oeh pembaca supaya selalu bijak di setiap mengambil keputusan dalam hidup ini. Dengan cerita yang penuh dengan makna serta perjuangan hidup, atau pun membuat kita menjadi sadar akan berharganya sebuah keluarga, hubungan persahabatan, pendidikan, dan berbagai macam jenis usaha meskipun kecil.
10. Psychology
Novel bergenre psikologi ini pertama kali muncul dengan judul Princesse den Cleves di tahun 1678 yang merupakan karya dari Madame de La Fayette di Perancis. Kemudian jenis novel psikologi ini juga dikonsolidasikan dalam sebuah karya sastra yang berjudul Prevost's Manon Lescaut di tahun 1731. Serta adanya genre fiksi psikologi, di awali dengan maraknya aksi-aksi dari sebuah karakter atau tokoh insidental di masa itu.
Novel bergenre psikologi dengan kata lain novel ini berisikan pembahasan mengenai kejiwaan manusia. Selain itu kalau di lihat dari subgenrenya akan ada banyak turunannya. Seperti membahas mengenai kecerdasan seseorang, bisa juga cerita yang membahas tentang mentalitas manusia.
11. Saga/Keluarga
Novel bergenre keluarga yakni novel yang menceritakan sejarah dari sebuah keluarga dalam jangka waktu tertentu. Baik dari pasang surut dalam sebuah keluarga, keadaan sosial mereka, sejarah mereka yang menarik untuk diceritakan, dan lain sebagainya.
Selain itu, dalam genre novel ini seringkali dimasukkan unsur drama supaya lebih emosional dan menarik. Seperti ketika perekonomian keluarga sedang terpuruk, adanya KDRT yang merusak mental anak, atau pun ketika adanya konflik eksternal yang secara tidak langsung mempengaruhi keluarga. Tapi jangan lupa untuk memberikan solusi yang masuk akal dan jelas ya.
Membuat novel bergenre keluarga itu lebih mudah karena pembahasannya yang begitu tidak terlalu luas. Selain itu banyak juga novel jenis ini yang diangkat menjadi sebuah film dikarenakan alur ceritanya yang begitu menarik.
12. Petualangan
Novel bergenre petualangan adalah novel yang menceritakan mengenai tokoh utama yang melakukan perjalanan yang seru dan menegangkan. Genre ini yang seringkali disukai oleh para pembaca lelaki.
Dalam novel ini biasanya tokoh utama diberikan misi-misi yang harus diselesaikan oleh atasannya, atau oleh seseorang yang dihormati olehnya. Atau melakukan perjalanan untuk menjadi Raja lautan, atau melakukan perjalanan jauh demi kedamaian Negerinya.
Novel ini tentunya dibumbui dengan unsur aksi dalam sebuah perjalan yang menantang. Dalam genre ini protagonis seringkali melakukan aksi-aksi yang menegangkan dan dapat membuat orang lain yang membacanya menjadi deg-degan. Selain itu dalam novel genre ini juga mengandung unsur-unsur yang lainnya juga.
Seperti unsur drama dan unsur romansa. Meskipun genre petualangan bisa disatukan dengan genre yang lainnya, tetap saja genre petualangan yang menjadi genre utamanya.
13. Sejarah
Novel bergenre sejarah ini menceritakan mengenai sejarah dari sebuah peradaban atau pun kebudayaan, tokoh, peristiwa ataupun tempat. Novel genre sejarah ini pada umumnya mengambil latar waktu dan tempat pada zaman dahulu. Yaiyalah ya, namanya aja sejarah.
Baik atau pun buruknya dari sebuah sejarah dapat menjadi pembelajaran dalam memperbaiki masa depan. Masa lalu bisa menjadi bahan evaluasi bagi diri kita sehingga kita tidak akan terperangkap pada lubang yang sama.
Contoh novel yang berbahasa Indonesia diantaranya adalah : Laut bercerita karya Leila S. Chudori, Segala yang Diisap Langit karya dari Pinto Anugerah, Tetralogi Buru karya dari Pramoedya Ananta Toer yang terkenal dan masih banyak lagi.
sumber :
https://penulisgunung.id/2022/05/21/5-cara-membuat-adegan-pertarungan-di-novel-dengan-mudah/
https://www.gramedia.com/blog/rekomendasi-novel-berlatarkan-sejarah-indonesia-terbaik/
https://www.gramedia.com/best-seller/genre-novel/
https://www.penulisgarut.web.id/2022/08/menulis-novel-keluarga.html
https://www.penulisgarut.web.id/2022/07/menulis-novel-psokologi.html
https://www.wattpad.com/406577328-serba-serbi-kepenulisan-menulis-adegan-action
Komentar
Posting Komentar